Hidup dimana prestasi adalah segalanya.
Saya Firdausa Revitharus Gibraltar. Orang-orang lebih mengenalku sebagai Firda, ada juga yang memanggilku Daus. Saya lahir di Blitar pada pertengahan bulan Desember 2006. Saya tinggal dan besar di kota kelahiran sang proklamator, kota Blitar tercinta. Saya anak pertama dari tiga bersaudara.
Saya dibesarkan oleh Ayah Saya yang bekerja sebagai peternak dan Ibu Saya yang bekerja sebagai guru disalah satu sekolah dasar di daerah Saya. Saat saya kecil Saya dikenal sebagai anak yang aktif namun cengeng dan manja, Saya sering tidak masuk sekolah karena hal sepele, namun orangtua Saya terus membujuk Saya agar berangkat ke sekolah agar menjadi orang sukses di kemudian hari. Keluarga Saya termasuk keluarga yang sangat mementingkan pendidikan. Meskipun ayah Saya hanya lulusan SD namun beliau termasuk orang yang gigih dan pekerja keras. Di usia Saya yang belum genap setahun, Ayah saya memilih mengadu nasib di Malaysia demi mencukupi kebutuhan keluarga Saya.
Di umur Saya yang ke-3 tahun, Saya pernah terkena penyakit tifus dan demam berdarah sehingga harus menginap di rumah sakit beberapa hari. Saat Saya berusia 5 tahun, akhirnya orang tua Saya mulai menyekolahkan Saya ke taman kanak-kanak selama 2 tahun. Pada tahun 2014, Saya disekolahkan di MI MISRIU Blitar dimana ibu saya mengajar. Jarak rumah dari sekolah Saya cukup dekat, Saya hanya perlu berjalan kaki untuk sampai ke sekolah.
Semasa di sekolah dasar Saya termasuk siswa yang aktif dan sering mengikuti beberapa perlombaan yang ada. Saya pernah meraih juara 1 pidato bahasa Inggris dalam AKSIOMA 2018 tingkat kecamatan. Saya bersekolah disana selama 6 tahun dan pada akhirnya lulus dengan nilai terbaik pada tahun 2019. Di tahun itu juga Saya melanjutkan pendidikan Saya ke MTsN 1 Blitar yang merupakan salah satu sekolah menengah pilihan di Blitar. Saya masuk menggunakan jalur prestasi dan akhirnya diterima. Pada waktu itu Saya diterima masuk kedalam kelas khusus jalur prestasi.
Rumah Saya termasuk cukup jauh dari sekolah, jadi sepanjang Saya belajar di MTsN 1 Blitar Saya berangkat menggunakan sepeda ke tempat pemberhentian bus dan melanjutkan pergi ke sekolah menggunakan bus sekolah. Dan pada saat itu Saya memutuskan untuk tinggal bersama dengan nenek Saya yang rumahnya cukup dekat dengan rumah orangtua Saya. Saat bersekolah di MTsN 1 Blitar tidak banyak prestasi yang Saya dapatkan karena terhalang pandemi Virus Corona pada tahun 2019. Di tahun itu juga, Saya kehilangan nenek Saya untuk selamanya. Pada saat pandemi Virus Corona saya merasa bisa lebih produktif dan pada tahun 2020, terbesutlah sebuah ide untuk membuat akun instagram edukasi Kata Firda. Saat pandemi tidak hanya belajar pelajaran sekolah, tetapi Saya juga belajar fotografi, desain grafis, dan video editing. Akhirnya pada penghujung kelas 9 Saya ikut berpartisipasi dalam pembuatan buku analogi Just Follow Your Dreams. Saya lulus dari MTsN 1 Blitar pada tahun 2022 dengan nilai yang cukup memuaskan.
Setelah lulus dari MTs saya memutuskan untuk melanjutkan pendidikan di MAN 3 Blitar pada tahun 2022. Pada akhir tahun 2022 Alhamdulillah saya mendapatkan peringkat 1 paralel kelas 10. Saat di kelas 10 Saya memutuskan untuk mengikuti study club Fisika, karena Saya ingin lebih bisa mendalami ilmu alam ini. Pada awal tahun 2023, Saya berkesempatan mengikuti beberapa Olimpiade Fisika seperti KOSSMI (Kompetisi sains siswa muslim Indonesia), dan KOSCO. Alhamdulillah, pada Olimpiade KOSSMI Saya bisa lolos babak semifinal yang telah saya ikuti tanggal 19 Maret 2023 kemarin. Saya berharap prestasi Saya tidak berhenti disini dan Saya bisa menjadi pribadi yang lebih baik dengan bersekolah di MAN 3 Blitar. Aamiin...


